Tapanuli Selatan – Di hari ke-8 pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2026, Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Tapsel fokus sosialisasikan pentingnya tertib berlalulintas di jalan raya demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2026 hari ke-8, Sat Lantas Polres Tapsel berlangsung di depan Pos Polisi Lalulintas Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Senin (9/2/2026).

Dari pantauan, pelaksanaan Ops Keselamatan Toba ini dipimpin Ps Kanit Turjawali Berlin Bangun, SH bersama anggota unit Turjawali. Dengan pelaksanaan Ops yang humanis dan bersahabat, Kanit Turjawali bersama anggota menemui kerumunan warga di seputaran simpang tiga Palsabolas dengan memberikan himbauan dan sosialisasi tertib berlalulintas. Tak hanya itu, Aiptu Berlin Bangun juga membagikan brosur Ops. Keselamatan Toba 2026 yang berlangsung selama 2 pekan.
“Kami ajak kepada bapak/ibu untuk selalu dan wajib tertib berlalulintas di jalan raya saat berkenderaan. Ingat berapa pentingnya keselamatan di jalan raya,” himbau Aiptu Berlin Bangun sembari membagikan brosur didampingi Aipda Ikbal Lubis.
Kemudian kegiatan sosialisasi pentingnya keselamatan berlalulintas di barengi dengan kegiatan penindakan kepada pengendara yang melanggar peraturan berlalulintas yang sangat kasat mata dan jelas dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas.
“Masih ada beberapa pengendara yang tidak pakai helm SNI, dan hal ini perlu diberikan penindakan sebagai efek jera,” ucap Aiptu Berlin.
Hal senada juga disampaikan Kasat Lantas Polres Tapsel Iptu James Sihombing, S.H, M.H yang dihubungi via whats app menyebutkan Ops Keselamatan Toba 2026 ini pada intinya menyebutkan pelaksanaan Ops Keselamatan Toba bagaimana mensosialisasikan memberikan himbauan untuk wajib tertib berlalulintas agar boleh selamat sampai tujuan bertemu dengan keluarga dengan selamat. Sat Lantas Polres Tapsel akan terus berupaya memberikan sosialisasi tertib berlalulintas kepada masyarakat.
“Keselamatan di jalan raya adalah hal terpenting agar selamat sampai tujuan. Untuk memperoleh keselamatan itu masyarakat wajib untuk mematuhi peraturan berlalulintas,” sebut Kasat Iptu James Sihombing.
Sambungnya lagi, adapun sasaran pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2026 yakni, pengedara sepeda motor yang tidak memakai helm SNI dan yang dibonceng, memakai HP saat mengendarai kenderaan, minum alkohol saat mengendarai sepeda motor, pengendara di bawah umur, pengendara yang melawan arus, pengendara yang ugal-ugalan, pengendara mobil yang tidak memakai safety belt dan kenderaan yang melebihi muatan (Odol). (Saragi).

