Tapanuli Selatan – Selama 6 (enam) hari pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2026, Polres Tapsel mencatat tren yang sangat positif, khususnya pada penurunan angka kecelakaan lalulintas (laka lantas) dan korban jiwa (berdasarkan data laporan Ops Keselamatan Toba,
Berdasarkan data yang diperoleh dari Sat Lantas Polres Tapsel, Senin (9/2/2026), perbandingan periode hari pertama hingga hari ke enam tahun 2025 dan 2026, jumlah kejadian kecelakaan lalulintas turun dari 3 kasus menjadi 2 kasus.

Penurunan paling jelas terlihat pada angka korban kecelakaan lalulintas, diantaranya di Tahun 2025 korban meninggal dunia ada sebanyak 2 orang, luka berat ada 3 orang, luka ringan 5 orang. Dan kerugian material yang ditimbulkan sebanyak Rp42 juta.

Sementara untuk tahun 2026, korban meninggal dunia nihil, luka berat 3 orang dan luka ringan 7 orang. Dan kerugian material yang timbul Rp20 juta 200 ribu. Diketahui laka lantas pertama terjadi pada Selasa (3/2/2026) di jalan lintas Nabundong, Paluta dan laka lantas kedua terjadi pada Sabtu (7/2/2026) di jalan lintas Sipupus, Paluta.
Kasat Lantas Polres Tapsel Iptu James Sihombing, S. H, M. H yang dihubungi via whatsapp, mengatakan tren penurunan angka laka lantas ini menjadi indikator bahwa pendekatan preventif, edukatif, dan humanis yang dikedepankan dalam operasi mulai memberikan dampak nyata terhadap keselamatan berlalu lintas di Sumatera Utara.
Kasat juga mengungkapkan bahwa operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi lebih kepada upaya penyelamatan nyawa dan peningkatan kesadaran masyarakat.
“Dari sisi penegakan hukum, kami tetap mengedepankan teguran yang humanis namun menimbulkan efek jera,” ucap Iptu James.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian publik dalam pelaksanaan enam hari adalah pemeriksaan kendaraan angkutan umum, travel, dan truk yang dilakukan melalui ramp check bersama instansi terkait.
Selain itu, para sopir juga menjalani tes urin guna memastikan mereka dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sebagai langkah pencegahan kecelakaan fatal di jalan raya..
“Dengan adanya penurunan angka kecelakaan, ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat, Operasi Keselamatan Toba 2026 diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalulintas di wilayah hukum Polres Tapsel,” harap Kasat Iptu James Sihombing, S. H, M. H. (Saragi).

