Gerebek Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polres Tapsel Amankan Seorang Warga Batang Toru dan Barang Bukti

Tapanuli Selatan –  Sesuai atensi Kapolri untuk memberantas narkoba, Satresnarkoba Polres Tapsel melakukan Gerebek sarang Narkoba di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Senin (12/10/2026) lalu.

Dalam Gerebek sarang narkoba itu langsung dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H. bersama BNNK Tapsel, berhasil mengamankan seorang pria beriniasal RH (37) warga Aek Pining Kecematan Batang Toru di sebuah pondok kebun yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.

Dari pemeriksaan usai melakukan Gerebek sarang narkoba, personel Satresnarkoba Polres Tapsel bersama petugas BNNK Tapsel menemukan satu bungkus plastik klip kecil yang diduga berisi sabu di saku pria tersebut dan mengakui sabu itu miliknya untuk digunakan sendiri.

Petugas selanjutnya memeriksa area sekitar pondok dan menemukan dua alat isap sabu lengkap dengan kaca pirek, satu unit telepon genggam, dua buah mancis, dua bungkus plastik klip kecil kosong, serta satu unit sepeda motor.

Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M melalui Kasat Resnarkoba, AKP Philip Antonio Purba menegaskan, penanganan perkara narkotika harus dilakukan secara tepat

“Kalau seseorang memang terbukti sebagai pengguna dan memenuhi persyaratan rehabilitasi berdasarkan asesmen, maka pemulihan harus menjadi bagian dari penanganannya,” ujar AKP Philip pada Kamis, (15/10/2026).

AKP Philip juga menekankan bahwa pihaknya tetap akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam jaringan pemasok maupun peredaran gelap narkotika.

“Kami akan terus melakukan penindakan sesuai hukum dan mendalami setiap informasi yang mengarah pada jaringan peredaran narkotika,” lanjutnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Polres Tapsel di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M., dalam memperkuat kehadiran polisi bersama masyarakat.

Kasat Narkoba Polres Tapsel mengajak masyarakat agar tidak menutup mata terhadap dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya.

“Perang melawan narkoba tidak akan berhasil jika masyarakat memilih diam, maka kami mengajak warga untuk berani melapor, menjaga anak-anak dan keluarga, serta bersama-sama melindungi lingkungan dari ancaman narkotika,” jelasnya. (Saragih).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini