Medan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia memberikan perhatian lebih besar kepada Tapanuli Selatan dalam pengembangan komoditas bawang putih.
Permintaan tersebut disampaikan Bupati Gus Irawan saat menghadiri Audiensi dan Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih Tahun 2026 serta Persiapan Tahun 2027 bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI di Aula Lantai II Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (7/10/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., Direktur Perbenihan Hortikultura Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P., M.Si., Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta para kepala daerah dan Kepala Dinas Pertanian kabupaten/kota yang menjadi sasaran pengembangan bawang putih.
Dalam forum tersebut, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa Tapsel memiliki modal agroklimat yang kuat untuk mengembangkan bawang putih, mulai dari wilayah dataran rendah, sedang hingga dataran tinggi.
“Tapanuli Selatan ini memiliki potensi yang besar. Dataran rendah ada, dataran sedang ada, dataran tinggi juga ada. Karena itu kami mohon Tapsel diberi perhatian,” tegas Bupati Gus Irawan.
Menurutnya, pengembangan bawang putih tidak sekadar untuk mengejar luasan tanam, tetapi harus menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu dinilai sangat relevan dengan kondisi Tapsel yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian.(Sar/zd).

