Anak SD Ditemukan Gantung Diri Di Madina, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Mandailing Natal – Seorang anak SD berinisial MB (9) tahun, di Desa Pasar Baru, ditemukan tewas dengan gantung diri di pohon jeruk yang sudah kering yang berada di belakang rumahnya, Kamis (1/10/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Kejadian ini sontak menggegerkan warga di Desa Pasar Baru, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). 

Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SD ini diketahui ditemukan oleh adiknya sendiri berusia 5 tahun, lantas memberitahukan kepada orangtuanya dan warga yang lain. Warga bersama Polisi pun tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Bukit Malintang, Madina.

Saat ini, diperoleh keterangan pihak Polisi dari Polres Mandailing Natal sedang melakukan proses penyelidikan mendalam disebabkan kematian korban anak SD tersebut dinilai tidak wajar.

Kondisi korban saat ditemukan, berada dalam posisi tergantung di sebuah pohon (pohon jeruk/asam) dengan leher terjerat selembar jilbab berwarna hijau. Korban juga masih mengenakan seragam batik sekolah lengkap.

“Dan korban masih mengenakan seragam batik sekolah lengkap,” ujar seorang warga, Sabtu (3/10/2026).

Kematian korban menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena usia korban yang masih sangat muda (kelas 2 SD) dianggap tidak masuk akal untuk melakukan tindakan bunuh diri. Warga dan tokoh masyarakat mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas motif dan latar belakang di balik kematian ini.

Dan terakhir diinformasikan, korban telah dilakukan otopsi sesuai permintaan keluarga korban. Polisi pun meminta kepada warga untuk tidak tergesa-gesa  menyimpulkan dan menyebarkan berita  hoaks penyebab kematian, karena saat ini Polisi masih bekerja untuk mengungkap kasus ini. (Harefa/sar).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini