Medan-Warga Medan Denai, berinisial A alias Alfan (24) diduga bunuh diri dari Apartemen perumnas Sentraland di Jalan Nikel Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, demikian dikatakan Kapolsek Medan Area Kompol Dwi Himawan, SH, Kamis (08/01/2026)
Menurut Kompol Dwi Himawan, berinisial A alias Alfan (24) yang diketahui warga Jalan Rawa II No. 39 A Kelurahan TSM III, Kecamatan Medan Denai ditemukan tewas diduga bunuh diri, terjun dari Apartemen Perumnas Sentraland di Jalan Nikel
“Ditemukan warga tewas di dekat Apartemen Perumnas Sentraland di Jalan Nikel, diduga terjun dari lantai 15, sementara ini A alias Alfan (24) diduga bunuh diri,” sebut Kompol Dwi Himawan
Kompol Dwi, juga menerangkan peistiwa ibi terjadi, Selasa (06/01/2026) sekira pukul 00:05 Wib, berawalnya korban memasuki apartemen tersebut bersama seorang teman wanitanya.
“Keduanya diduga sempat terlibat cekcok, setelah itu korban nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 15 apartemen hingga tewas di tempat,” tambahnya
Dikatakannya elihat kejadian tragis itu, pihak keamanan di lokasi langsung melaporkannya ke pihak yang berwajib guna dilakukan penyelidikan.
“Jenazah korban A alias Alfan (24) dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan,” sambung Kompol Dwi Himawan
Kompol Dwi,juga mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dengan mema-
sang garis polisi sebelum mengevakuasi jenazah korban
“Olah TKP dilakukan bersama tim Inafis Polrestabes Medan, serta dilakukan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi,” ujar Kompol Dwi lagi
Lanjutnya, berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, serta pemeriksaan awal terhadap jenazah, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
“Dari rangkaian fakta yang ada, korban diduga melompat dari lantai 15 apartemen. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan setelah mendengar suara benturan keras. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan segera melaporkannya ke pi-hak kepolisian,” jelasnya.
Pihak keluarga korban telah dihubungi dan menyatakan menolak dilakukan otopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
“Namun demikian, kasus kematian A alias Alfan (24) ini masih dalam proses penyelidikan,” tegas Kapolsek Medan Area Kompol Dwi Himawan, SH

