Tapanuli Selatan (Sipirok) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sipirok terus berkomitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui penguatan sinergi lintas instansi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rutan Kelas IIB Sipirok dan Dinas Perikanan Kabupaten Tapanuli Selatan tentang Sinergi Program Ketahanan Pangan melalui Pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Bidang Perikanan.Â
Penandatanganan kerja sama dilaksanakan, Kamis (16/7/2026) di Aula Rutan Kelas IIB Sipirok dan dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sipirok beserta jajaran, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tapanuli Selatan beserta jajaran, serta para pejabat dan pegawai dari kedua instansi. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pembinaan kemandirian WBP melalui pelatihan dan pengembangan budidaya perikanan sebagai salah satu sektor pendukung ketahanan pangan. Program ketahanan pangan berbasis pembinaan WBP menjadi salah satu fokus yang terus didorong oleh jajaran Pemasyarakatan sebagai kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Melalui kerja sama ini, Rutan Kelas IIB Sipirok dan Dinas Perikanan Kabupaten Tapanuli Selatan akan bersinergi dalam penyelenggaraan pelatihan budidaya perikanan, pendampingan teknis, penyediaan bibit ikan, pembinaan keterampilan, monitoring dan evaluasi, serta pemanfaatan hasil budidaya guna mendukung pembinaan kemandirian WBP sekaligus meningkatkan produktivitas di lingkungan rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sipirok menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang produktif, bernilai ekonomis, dan bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kami menyambut baik terjalinnya kerja sama ini sebagai bentuk sinergi dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kami berharap melalui pembinaan di bidang perikanan, warga binaan memperoleh bekal keterampilan yang dapat meningkatkan kemandirian, produktivitas, serta menjadi modal untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat,” ujar Kepala Rutan, Hery Sugiarto.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tapanuli Selatan menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program melalui pendampingan teknis, transfer pengetahuan, serta pembinaan budidaya perikanan secara berkelanjutan.
“Kami siap mendukung program ini melalui penyediaan tenaga teknis, pembinaan, dan pendampingan agar kegiatan budidaya perikanan di Rutan Sipirok dapat berjalan optimal. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tapanuli Selatan,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama, penyerahan dokumen kerja sama, sesi foto bersama, serta peninjauan lokasi budidaya perikanan yang akan menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terwujud pembinaan yang lebih berkualitas, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara Rutan Kelas IIB Sipirok dan Dinas Perikanan Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta menciptakan Warga Binaan yang mandiri, terampil, dan siap kembali berkontribusi bagi masyarakat.(Saragih).

