Hari Kedua Ops Keselamatan Toba 2026, Polres Tapsel Lakukan Rampcheck Untuk Kelayakan Kenderaan Bus Umum Beroperasi

Tapanuli Selatan – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Tapsel bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel melakukan kegiatan Rampchek kenderaan di hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Selasa (3/2/2026) di simpang tiga depan Pos Polisi Lalulintas Palsabolas, Polres Tapsel, Kecamatan Angkola Timur.

Kegiatan Rampcheck di hari kedua Ops Keselamatan Toba 2026 ini dilakukan untuk memastikan kenderaan bus umum yang membawa penumpang layak untuk beroperasi di jalan raya.

2026
Kanit Gakkum Polres Tapsel mencek kondisi keamanan dan kenyamanan penumpang di salah satu bus penumpang umum.

Kasat Lantas Polres Tapsel, Iptu James Sihombing, SH, MH mengatakan kegiatan Rampcheck di hari kedua Ops Keselamatan Toba 2026 ini salah satu upaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas bus penumpang umum dikarenakan kondisi kenderaan yang tidak layak jalan.

Iptu James pun menyebutkan rampcheck ini dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan kelengkapan administrasi kenderaan angkutan umum. Yang mana Rampcheck ini memastikan kenderaan layak jalan, aman, nyaman dan sesuai peraturan sebelum beroperasi di jalan raya.

“Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan penumpang dan mencegah kecelakaan,” cetus Kasat Iptu James Sihombing didampingi Kanit Gakkum Iptu Samuel Hutapea dan Kabid Lantas Dishub Tapsel M. Tampubolon.

Kasat pun menjelaskan dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Toba 2026 memfokuskan penindakan terhadap beberapa jenis pelanggaran lalulintas yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan. Pelanggaran tersebut meliputi pengemudi sepeda motor tidak memakai helm SNI dan yang dibonceng, melawan arus, pengendara di bawah umur yang tidak memiliki SIM, melebihi batas kecepatan, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Selain itu, petugas juga menindak pengendara yang melanggar peraturan berlalu lintas dengan teguran lisan dan tertulis hingga tindakan tegas yang dinilai telah mengancam keselamatan orang lain dan penumpang.

Melalui Operasi Keselamatan Toba 2026, masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan mampu menurunkan risiko kecelakaan sekaligus menciptakan budaya berlalu lintas yang berkeselamatan.

Polri khususnya Polres Tapsel mengajak seluruh pengguna jalan di Kabupaten Tapsel dan Paluta untuk mendukung operasi ini dengan mematuhi peraturan, melengkapi kelengkapan berkendara, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.

“Ini bukti kasih sayang kami kepada masyarakat, dengan mengingatkan pentingnya arti keselamatan berlalulintas di jalan raya,” kata Kasat. (Saragi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini