Erna Sinabang: 3 Tahun Tidak Ada Kejelasan Ada Apa? Apa Ada?

Indeks Sumut-Erna Sinabang, yang mengaku mengadukan oknum Polisi, yang disnyalir memberi SKGR kepada pelapor. Namun dalam rilis sebelumnya polres Labuhanbatu menduga Palsu, karena surat berharga itu selain di jaminkan ke pelapor, ternyata juga di anggunkan untuk hutang di BRI, oleh terlapor

Kepada wartawan. Erna, mengaku telah 3 tahun mengadukan peristiwa yang diduga SKGR dijaminkan sejumlah uang kepada pelapor, dan setelah di menangkan di pengadilan negeri, ternyata surat berharga yang sama tersebut juga di anggunkan oknum itu di BRI

“Aku dirugikan oknum polisi yang tugas di Polres Labuhanbatu itu 750 juta. Tapi yang kugugat baru 200 jutaan. Setelah menang diproses mau di sita pengadilan. Rupanya dianggun kan di BRI juga. Jadi apa namanya itu, kalo tidak pemalsuan. Juga aku merasa ditipu, jadi apa tidak pidana itu?,” sebut Erna, Sabtu (24/01/2026)

Namun yang membingungkan pengadu, laporannya di Polres Labuhanbatu belum memiliki kepastian, hukum pada hal kata pelapor itu sudah 3 tahun belum ada progres

“Katanya sudah di naikkan sidik bulan november lalu. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasannya, ada apa? ” sebutnya

Pelapor itu juga menunjukan pengaduannya dipolres Labuhanbatu dengan lapor nomor LP/B/1238/X/2023/SPKT/POLRES yang dilaporkan 25 Oktober 2023, terkait oknum Polisi diduga menggandakan SKGR yang satu digunakan meminjam ke BRI dan yang satu untuk meminjam ke Pelapor

Sebelumnya Polres Labuhanbatu telah merilis bahwa pengaduan dengan LP/B/1238/X/2023/SPKT/POLRES yang dilaporkan 25 Oktober 2023, Naik Ke Tahap Penyidikan Perkara Dugaan Penggunaan SKGR Palsu Dilanjut Polres Labuhanbatu

Yang lebih membingungkan kata Erna, dirinya sudah memenangkan perkara perdata terkait kasus ini. Namun Pengadilan tidak bisa mengeksekusi karena objek dimaksud digadai di BRI

“Untuk itu, kami meminta kepastian hukum lah pak Kapolda, SKGR nya duluan di jaminkan ke saya. Tapi setelah jadi perkara kami menduga dia mengagunkannya,” sebut Erna

Namun Yang bersangkutan yang diduga bertugas di jajaran Polres Labuhanbatu, saat si konfirmasi awak media ini, bukan menjawab. Tapi kemudian memblokir akun Wa. Dan saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon selular, dan SMS juga tidak memberi jawaban hingga berita ini di suguhkan ke hadapan pembaca

Atas peristiwa ini. Erna, sebagai pelapor hanya berharap Polisi dapat memberi kepastian hukum kepadanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini