Pembacokan Brutal di Tarabintang, Sarlen Hasugian Kritis Dibacok Mantan Polisi

Indeks Sumut – Pembacokan brutal di Tarabintang menimpa Sarlen Hasugian, warga Desa Marpadan, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Korban dibacok tetangganya sendiri, Hasannudin Sihotang, pada Kamis pagi, 1 Januari, hingga mengalami luka berat dan kini dalam kondisi kritis.

Sarlen Hasugian dibacok secara kejam menggunakan senjata tajam. Luka serius terdapat di bagian belakang kepala, perut, dan telinga. Akibat luka tersebut, korban kehilangan banyak darah dan nyaris tidak sadarkan diri.

Pembacokan di Tarabintang ini dibenarkan Kepala Desa Marpadan, Wansitor Sihotang. Ia memastikan peristiwa tersebut merupakan dugaan penganiayaan berat dan saat ini pelaku masih buron.

“Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan berat. Terduga pelaku masih melarikan diri dan sedang dalam pengejaran aparat Polres Humbang Hasundutan,” ujar Wansitor kepada wartawan.

Pelaku Hasannudin Sihotang disebut-sebut mantan anggota Polri. Menurut keterangan kepala desa, Hasannudin pernah bertugas di Polda Sumatera Utara dan bahkan sempat berdinas di Mabes Polri sebelum akhirnya dipecat.

“Informasi yang kami terima, pelaku sudah dipecat dari kepolisian. Pencarian sudah dilakukan bersama masyarakat, tetapi belum membuahkan hasil,” kata Wansitor.

Motif pembacokan diduga bermula dari masalah sepele. Hasannudin kerap kehilangan telur ayam dari kandangnya. Pada pagi kejadian, ia melihat Sarlen melintas menuju kebun durian miliknya yang sedang berbuah.

Sarlen diikuti hingga ke kebun durian. Di lokasi itu, Hasannudin menuduh Sarlen mencuri telur ayam. Tuduhan tersebut dibantah keras oleh korban. Adu mulut pun terjadi hingga emosi pelaku memuncak.

Tanpa peringatan, pelaku langsung membacok korban. Parang diduga digunakan untuk menyerang Sarlen secara brutal. Setelah korban tersungkur bersimbah darah, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Meski terluka parah, Sarlen masih berusaha menyelamatkan diri. Ia berjalan menuju rumahnya yang berjarak sekitar satu kilometer. Di tengah jalan, korban bertemu seorang warga perempuan boru Hasugian dan meminta pertolongan.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Arif Sihotang, orang tua terduga pelaku. Arif mendatangi keluarga korban dan membantu membawa Sarlen ke fasilitas kesehatan terdekat.

Korban sempat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan. Mulai dari Poskesdes, Puskesmas Tarabintang, kemudian dirujuk ke RSUD Doloksanggul. Karena kondisinya semakin memburuk, Sarlen akhirnya dirawat intensif di RS Efarina Pematangsiantar.

Keluarga korban resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Humbang Hasundutan. Kasi Humas Polres Humbang Hasundutan, Aipda J Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa laporan polisi telah diterima dan ditangani Satreskrim.

“Laporan polisi tercatat dengan Nomor: LP/B/1/2025/SPKT/Polres Humbang Hasundutan/Polda Sumatera Utara,” jelas Aipda J Simanjuntak.

Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Sementara itu, Sarlen Hasugian masih dirawat intensif dalam kondisi kritis. Keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini