Di Hari Sumpah Pemuda, Kapolres Tapsel dan Personel Satresnarkoba Terima Penghargaan Dari Bupati Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan – Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M., bersama personel Satresnarkoba di bawah komando AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., menerima penghargaan dari Bupati Tapanuli Selatan atas kontribusi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Penghargaan yang diterima Kapolres Tapsel dan personel Satresnarkoba tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Rabu (28/10/2026).

Pemberian penghargaan berlangsung dalam rangkaian kegiatan deklarasi Tapanuli Selatan bebas narkoba. Bagi Polres Tapanuli Selatan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi institusi dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika.

Sementara itu, Satresnarkoba di bawah kepemimpinan Kasat AKP Philip Antonio Purba menjalankan peran operasional dalam penanganan tindak pidana narkotika, termasuk penyelidikan, penyidikan, dan pengungkapan perkara sesuai ketentuan hukum.

Kapolres Tapsel menempatkan upaya pemberantasan narkoba sebagai bagian penting dari perlindungan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika di Tapanuli Selatan,” ujar Kapolres AKBP Anton.

Pemberantasan narkotika, bagaimanapun, tidak dapat hanya mengandalkan penindakan namun tetap dukungan masyarakat diperlukan untuk membantu mencegah peredaran gelap narkoba.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam upaya pemberantasan narkoba sebab kami tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan juga mendapat penghargaan atas kontribusinya dalam upaya penanganan persoalan narkotika.

“Deklarasi Tapanuli Selatan bebas narkoba diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Komitmen tersebut perlu diikuti dengan langkah berkelanjutan, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat, edukasi mengenai bahaya narkotika, hingga penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. (Saragih).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini