Bentuk Empati dan Peduli, Tokoh Tionghoa dan PWI Labuhanbatu Kunjungi Jurnalis Korban Lakalantas

Labuhanbatu Selatan – Sebagai bentuk empati dan rasa kepedulian terhadap mitra serta upaya gerakan sosial, sejumlah tokoh etnis Tionghoa serta Ketua PWI Labuhanbatu, Jumat (23/10/2026) mengunjungi Julius R Marbun (wartawan media Online Indekssumut. com) seorang wartawan yang mengalami kecelakaan beberapa bulan lalu.

Kedatangan Tokoh Tionghoa dan Ketua PWI Labuhanbatu menemui Julius di jalan Olahraga Aeksiranda Rantauprapat tersebut, sebagai bentuk empati sekaligus motivasi agar lebih kuat dan sabar menghadapi segala cobaan.

Demikian disampaikan Ketua Indonesia Tionghoa (InTi) Labuhanbatu, DR (HC) Sujian/Acan didampingi Pembina Yayasan Pundi Amal Budi Agung, Ir Johny SE DipCim, Ketua Pembina Yayasan Pundi Amal Budi Agung, Akiong/Rahmad dan anggota Yayasan Pundi Amal Budi Agung, Ahui serta Ketua PWI Labuhanbatu, Erni M Hasibuan SE MM.

Dijelaskan Acan, cobaan akan selalu dialami setiap makhluk dengan bentuk berbeda, termasuk diantaranya mengalami kecelakaan lalu lintas. Maka, sebagai insan manusia, semua hal apa yang dialami, sebaiknya dipandang sebagai ujian untuk kebaikan.

Menurut tokoh etnis Tionghoa Labuhanbatu itu, Julius R Marbun merupakan salah satu wartawan bertugas di Labuhanbatu yang dikenal baik oleh mereka. Komunikasi kemitraan selama ini, membuat rasa silaturahmi tidak akan terputus.

“Kami turut berduka atas apa yang dialami adinda Julius. Selama bertugas, beliau kami kenal dengan baik. Kami berpesan, apapun yang dialami, ambil hikmahnya dan jangan berkecil hati. Semoga semakin membaik ke depannya,” ujar Acan.

Sedangkan, Ketua PWI Labuhanbatu, Erni M Hasibuan mengakui pihaknya telah berencana ingin bersilaturahmi pasca kecelakaan. Namun dikarenakan berbagai hal, baru kali itu dapat terlaksana.

Erni juga meminta kepada Julius agar tidak berlarut dalam kegundahan atas peristiwa tersebut. Apalagi, pasca operasi diketahui telah banyak perubahan dan kini mulai dapat berjalan walau harus dibantu dengan alat dan hanya beberapa langkah saja.

Terkait dengan apa yang dapat diberikan saat kunjungan itu, baik sejumlah tokoh etnis Tionghoa maupun Ketua PWI berharap untuk tidak dilihat dari jumlahnya. Melainkan dinilai dari bentuk kepedulian dan empati terhadap kemitraan yang selama ini terjalin.

Sementara, J Marbun selaku orang tua dari Julius R Marbun mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan yang memang akan jadi motivasi bagi anaknya. Rasa haru tidak dapat ditutupinya terkait keperdulian dari rekan-rekan dan mitra anaknya tersebut.(Jr/sr).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini