Indeks Sumut-Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) diminta segera memanggil dan memeriksa maneger PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT), atas dugaan kecurangan pengerjaan proyek dengan menggunakan bahan bekas pabrik olahan kelapa sawit, atau abu boiler. Yang jauh dari spek yang di tentukan di bestek
Dalam hal tersebut Polres Labusel diminta segera bertindak, dan menurut Ketua DPP LSM Berseru Rakyat Indonesia (Baris) bung Denni Pardosi, SH, bahwa perbuatan itu sarat dengan tindakan kecurangan untuk menguntungkan pihak tertentu dan jelas merugikan keungan negara di perusahaan Negara tersebut
“Hal itu diakui tenaga tehnik sipil CV CIPTA INDAH PERSADA bernama Ricky, bahwa bahan bekas pabrik kelapa sawit berupa abu boiler dipakai untuk matrial proyek itu,” sebutnya berharap Polres Labusel dapat mengungkap kecurangan itu
katanya lagi, dugaan kecurangan itu terungkap setelah sejumlah tim DPP LSM Berseru Rakyat indonesia (Baris), melihat beberapa Dump truk bermuatan abu boiler melakukan pembongkaran di lokasi proyek, Dan ketika diamati abu itu digunakan untuk bahan matrial proyek
Menurut bung Denni Pardosi, SH, jika abu boiler bekas pabrik olahan di lokasi proyek digunakan untuk bahan matrial proyek yang bernilai kontrak Milyaran rupiah, bisa lepas dari pandangan pengawas proyek di lokasi
“Kami menduga ada persekongkolan tau permainan, bagaimana mungkin dalam bestek diharuskan tanah timbun yang sudah diatur speknya bisa dirubah memakai abu boiler,” ungkapnya dengan tegas
Untuk itu bung Denni, mendesak Polres Labuhanbatu Selatan, melakukan pemeriksaan, karena diduga kuat ada tindakan yang merugikan perusahaan milik negara itu, namun disnyalir menguntungkan bagi oknum atau kelompok tertentu
“Kami mendesak Polres Labuhanbatu Selatan, segera menindak lanjuti informasi itu, karena sudah terbukti dengan sejumlah dokumentasi dan pengakuan Rizky, sebagai pelaksana lapangan dari Fendor pemegang kontrak proyek tersebut,” sebutnya
Ketua DPP LSM Baris itu juga menduga, selama 3 bulan pelaksanaan proyek tersebut, oleh CIPTA INDAH PERSADA, patut dicurigai kualitasnya. Karena tampak kecurangan pemakaian matrial dilakukan dengan terang terangan dan belum mendapat respon sebelumnya dari pihak PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT)
Sedangkan pihak CV CIPTA INDAH PERSADA, melalui pelaksana lapangannya bernama Rizki, mengatakan pihaknya memang salah! telah menggunakan abu boiler untuk matrial bahan pekerjaan yang mereka kerjakan di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) yang seharusnya mereka harus membeli tanah sesuai spek pada rencana pekerjaan di perusahaan BUMN itu
“Memang kami salah bang, menggunakan abu boiler seperti yang ada di gambar abang itu, untuk bahan matrial pekerjaan proyek kami itu. Tapi kami ada alasan bang,” ucap Rizki
Sedangkan Humas PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) Hery Afriansyah saat dikonfirmasi terkait peristiwa itu, mengatakan pihaknya akan menstop pekerjaan fendor tersebut
“Untuk saat ini pekerjaan CV CIPTA INDAH PERSADA, ditangguhkan (stop) sementara untuk memastikan kualitas pekerjaan yang dimaksud harus berjalan sesuai bestek,” ungkapnya
Untuk itu kata bung Denni, Polres Labusel harus langsung bertindak, sehingga dugaan persekongkolan dalam kecurangan proyek bernilai Milyaran itu dapat terungkap siapa yang menerima keuntungannya, dan apakah ada manipulasi didalamnya, termasuk pajak dalam pembelian bahan jika matrial di beli dari penyedia

