Gus Irawan Serukan Tiga Perang Besar: Lawan Narkoba, Rentenir, dan Kemiskinan

Tapanuli Selatan – Dalam bimbingan dan arahannya pada Pengajian BKMT Kecamatan Batang Angkola, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengajak seluruh jamaah BKMT dan masyarakat Tapanuli Selatan untuk bersatu dalam tiga gerakan besar, yakni perang melawan narkoba, perang melawan rentenir, dan perang melawan kemiskinan.

Menurut Gus Irawan, penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Oleh karena itu, pengajian dan kegiatan keagamaan harus terus diperkuat sebagai benteng moral masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Tapanuli Selatan, khususnya keluarga besar BKMT, untuk berada dalam satu barisan pasukan yang berjuang melawan narkoba. Pengajian seperti ini sangat penting untuk membentengi anak-anak dan generasi muda kita dari berbagai penyakit sosial,” ujar Gus Irawan, selalu Bupati Tapanuli Selatan.

Selain itu, Bupati juga menyoroti keberadaan rentenir dan lembaga pinjaman berbunga tinggi yang banyak menjerat masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa hampir 30 ribu keluarga di Tapanuli Selatan menjadi korban pinjaman berbunga tinggi yang pada akhirnya memperberat beban ekonomi rumah tangga.

Untuk membantu masyarakat keluar dari jeratan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan telah menjalin kerja sama dengan Bank Sumut melalui program pembiayaan yang lebih ringan dan terjangkau.

“Kami ingin membebaskan masyarakat dari jeratan rentenir. Melalui Bank Sumut, masyarakat bisa mendapatkan akses pembiayaan yang lebih sehat dan tidak memberatkan,” tegas Gus Irawan.

Pengajian Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Batang Angkola ini digelar di Desa Sorimadingin, Kecamatan Batang Angkola, Jumat (26/06/2026), dengan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan keagamaan tersebut diisi tausiyah oleh Al Ustadz H. Ali Nasir Lubis serta dihadiri unsur Forkopimcam, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok, pengurus BKMT Kabupaten dan Kecamatan, TP PKK Kecamatan, Kepala KUA, para kepala desa dan lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi Muslimat NU, Aisyiyah, serta ratusan jamaah dan masyarakat.(Saragih).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini