Tapanuli Selatan – Membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya keselamatan berlalulintas, Sat Lantas Polres Tapsel melalui Pos Lantas Polsek Batang Toru memberikan edukasi tertib berlalulintas dan pentingnya keselamatan berlalulintas kepada para pelajar Madrasah NU (Nahdhatul Ulama) Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Selasa (27/10/2026) pagi. Kegiatan mengedukasi pelajar ini terangkai dalam program Polantas Menyapa yang digelar Pos Lantas Batang Toru.Â
Dalam kegiatan Polantas Menyapa itu di Madrasah NU Batang Toru, Kasat Lantas Polres Tapsel Iptu James Sihombing, SH, MH yang diwakili Kapos Lantas Polsek Batang Toru, Aipda Rahmad S. Pasaribu yang didampingi anggota Brigadir Ridho A. Siregar, SH mengingatkan para pelajar untuk mengutamakan keselamatan berlalulintas di jalan raya, agar terhindar dari korban kecelakaan lalu-lintas yang, yang dapat memupus harapan dan cita-cita.

Selain itu, Kapos Lantas juga menyampaikan kepada pelajar yang mengendarai kenderaan sepeda motor ke sekolah agar patuhi rambu-rambu lalulintas dan peraturan lalu lintas lainnya. Memakai helm SNI baik pengendara dan yang dibonceng, tidak ugal-ugalan dan tidak memakai knalpot brong serta tidak berboncengan lebih dari 1 orang.
“Namun seyogyanya, pelajar yang harus memiliki SIM yang dapat diperbolehkan mengendarai kenderaan,” tukas Aipda Rahmad Pasaribu.
Dan ditambahkannya lagu, yang paling fenomenal di Kecamatan Batang Toru ini, banyaknya penumpang yang umumnya pelajar yang menggelantung di kap kenderaan angkot dan becak bermotor. Hal ini sangat fatal dan dapat menyebabkan korban kecelakaan.
“Dan saya ingatkan keras, jangan mau mati atau korban sia-sia saat bergelantungan di kap angkot dan betor, maut itu telah menunggumu,” tegas Kapos.
Kata Aipda Rahmad lagi, banyak korban kecelakaan lalu-lintas itu didominasi dari kalangan pelajar, untuk itu Kapos berharap Pelajar harus paham akan pentingnya keselamatan berlalulintas, dan jadikan pelajar itu panutan dan pelopor tertib berlalulintas.
“Pelajar harus jadi pelopor keselamatan berlalulintas di lingkungan sekolah dan masyarakat,” harapnya.
Kemudian tak lupa juga, di program Polantas Menyapa ini, Kapos Lantas Polsek Batang Toru memberitahukan kepada pelajar dan pihak sekolah bahwa saat ini jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia melakukan Operasi Patuh 2026 selama 14 hari, sejak tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Untuk itu, beliau meminta kepada para pelajar dan pihak sekolah untuk mendukung Operasi Patuh Toba 2026 ini agar berjalan lancar dan kondusif.
“Mari kita dukung Operasi Patuh Toba 2026 ini dengan mematuhi peraturan tertib berlalulintas, agar tercipta Kamseltibcar lantas di Bumi Dalihan Natolu Wilkum Polres Tapsel,” ajak Aipda Rahmad dan Brigadir Ridho.
Sementara pihak sekolah Madrasah NU Batang Toru, yang disampaikan salah seorang tenaga pendidiknya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Polisi di kegiatan Polantas Menyapa ini. Semoga para pelajar Madrasah NU Batang Toru dapat menjadi contoh dan tauladan dalam tertib berlalulintas.
Turut hadir, Kepala Sekolah Madrasah NU, tenaga pendidik, staf dan tata usaha serta para pelajar Madrasah NU Batang Toru. (Saragih).

