Indeks Sumut-Ketua DPP LSM Baris (Berseru Rakyat Indonesia), bung Denni Pardosi, SH, turut angkat bicara terkait pengakuan tenaga tehnik sipil CV CIPTA INDAH PERSADA, Rizki, bahwa fendor Perusahaan BK merah itu, mengerjakan proyek bernilai milyaran rupiah di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT)Â diduga menggunakan bahan bekas pabrik olahan kelapa sawit, atau abu boiler,
Kata ketua DPP LSM baris itu, Rabu (17/06/2026) pihaknya sudah menyiapkan dumas atas temuan penyimpangan pekerjaan yang diduga merugikan uang negara, atas pekerejaan Proyek pekerjaan bernilai milyaran rupiah di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) diduga dikerjakan menggunakan bahan bekas pabrik olahan kelapa sawit, atau abu boiler
“Mereka mau meraup untung besar, hingga diduga melakukan kecurangan atau cara cara kotor, menggunakan bahan di lokasi pabrik berupa abu boiler, dan jauh dari spek yang di haruskan,” ungkap ketua LSM Baris
Sebelumnya tenaga tehnik sipil CV CV. CIPTA INDAH PERSADA, Rizki, mengatakan pihaknya memang salah telah menggunakan abu boiler untuk matrial bahan pekerjaan yang mereka kerjakan di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) yang seharusnya mereka harus membeli tanah sesuai spek pada rencana pekerjaan di perusahaan BUMN itu
“Memang kami salah bang, menggunakan abu boiler seperti yang ada di gambar abang itu, untuk bahan matrial pekerjaan proyek kami itu. Tapi kami ada alasan bang,” ucap Rizki
Menurutnya, jika mereka sudah 3 bulan mengerjakan pekerjaan itu, dan sudah pernah melakukan Adendum
“Biayanya kurang bang, sudah pernah kami lakukan adendum, tapi tidak cukup juga,” sebutnya
Namun keterangan itu diduga hanya alasan pembenaran, sebab jelas nilai kontrak antara PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT), dengan CV. CIPTA INDAH PERSADA bernilai milyaran rupiah
Apalagi tenaga tehnik sipil CV. CIPTA INDAH PERSADA, itu sempat mengaku melakukan pekerjaan di PTPN IV regional 1 untung sangat lah besar, hanya pencaiaran kadang yang sulit
Dan proyek bernilai milyaran rupiah itu jelas berpotensi merugikan negara dengan jumlah besar, dan ketahanan pekerjaan fisik itu diragukan jika sudah selesai.
Sedangkan Humas PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) Hery Afriansyah saat dikonfirmasi terkait peristiwa itu, mengatakan pihaknya akan menstop pekerjaan fendor tersebut
“Untuk saat ini pekerjaan CV CIPTA INDAH PERSADA, ditangguhkan (stop) sementara untuk memastikan kualitas pekerjaan yang dimaksud harus berjalan sesuai bestek,” ungkapnya
Atas temuan itu, Ketua umum LSM Berseru Rakyat Indonesia (Baris) meminta APH segera memanggil fendor tersebut, dan jika ada keterlibatan internal perusahaan PKS Sisumut, diminta agar segera di proses

