Proyek Milyaran Di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU SISUMUT Menggunakan Material Bekas Abu Boiler

Indeks Sumut-Proyek pekerjaan bernilai milyaran rupiah di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) diduga dikerjakan menggunakan bahan bekas olahan pabrik kelapa sawit, atau abu boiler, hal itu diakui tenaga tehnik sipil CV CIPTA INDAH PERSADA, Rizki, Selasa (16/06/2026) saat bertemu awak media ini

Rizki, mengatakan pihaknya memang salah telah menggunakan abu boiler untuk matrial bahan pekerjaan yang mereka kerjakan di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) yang seharusnya mereka harus membeli tanah sesuai spek pada rencana pekerjaan di perusahaan BUMN itu

“Memang kami salah bang, menggunakan abu boiler seperti yang ada di gambar abang itu, untuk bahan matrial pekerjaan proyek kami itu. Tapi kami ada alasan bang,” ucap Rizki

Menurutnya, jika mereka sudah 3 bulan mengerjakan pekerjaan itu, dan sudah pernah melakukan Adendum

“Biayanya kurang bang, sudah pernah kami lakukan adendum, tapi tidak cukup juga,” sebutnya

Namun keterangan itu diduga hanya alasan pembenaran, sebab jelas nilai kontrak antara PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT), dengan CV. CIPTA INDAH PERSADA bernilai milyaran rupiah

Apalagi tenaga tehnik sipil CV. CIPTA INDAH PERSADA, itu sempat mengaku melakukan pekerjaan di PTPN IV regional 1 untung sangat lah besar, hanya pencaiaran kadang yang sulit

Dan proyek bernilai milyaran rupiah itu jelas berpotensi merugikan negara dengan jumlah besar, dan ketahanan pekerjaan fisik itu diragukan jika sudah selesai.

Sedangkan Humas PKS PTPN IV Reginal 1 PSU (PKS SISUMUT) Hery Afriansyah saat dikonfirmasi terkait peristiwa itu, mengatakan pekerjaan itu sudah di stop atau ditangguhkan

“Untuk saat ini pekerjaan CV CIPTA INDAH PERSADA ditangguhkan (stop) sementara untuk memastikan kualitas pekerjaan yang dimaksud harus berjalan sesuai bestek,” ucapnya

Kini proyek bernilai Milyaran rupiah yang dikerjakan CV CIPTA INDAH PERSADA, di PKS PTPN IV Reginal 1 PSU SISUMUT diragukan kwalitasnya, demikian perhitungan nilai matrial disnyalir berbeda dengan di bestek, karena adanya kecurangan tersebut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini